Kalimantan Selatan, 25 Maret 2025 – Warga pesisir Kalimantan Selatan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi terjadinya banjir rob, atau limpasan air laut ke daratan, akibat pasang maksimum yang bertepatan dengan fase bulan purnama.
Menurut BMKG Stasiun Maritim Banjarmasin, fenomena ini diperkirakan akan berlangsung mulai 26 hingga 30 Maret 2025, dan dapat berdampak pada sejumlah wilayah pesisir seperti Banjarmasin, Tanah Laut, Barito Kuala, dan Kotabaru.
Dampak Bisa Meluas ke Permukiman dan Transportasi
Banjir rob dapat menggenangi kawasan permukiman penduduk, pelabuhan, hingga ruas jalan di dekat garis pantai. Selain itu, aktivitas nelayan dan bongkar muat barang di pelabuhan juga bisa terganggu akibat air laut yang naik secara tidak normal.
“Kondisi ini dipicu oleh kombinasi antara pasang laut, angin kencang, dan tekanan udara rendah di sekitar Laut Jawa bagian selatan Kalimantan,” ungkap Kepala BMKG Banjarmasin, M. Faisal.
Wilayah Rawan Banjir Rob:
- Kawasan pesisir Banjarmasin Selatan dan Timur
- Pantai Takisung dan Pagatan (Tanah Laut)
- Muara Sungai Barito (Barito Kuala)
- Pesisir Pulau Laut (Kotabaru)
Masyarakat yang bermukim di daerah-daerah tersebut disarankan untuk mulai mengantisipasi kemungkinan air laut meluap ke daratan, terutama pada dini hari hingga pagi, saat pasang tertinggi biasanya terjadi.
Warga Diminta Tidak Panik, Tapi Siaga
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) menyampaikan agar masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kesiapsiagaan. Warga yang tinggal di dekat pesisir diimbau untuk mengamankan barang-barang penting dan dokumen, serta memperhatikan peringatan dari pihak berwenang.
“Jangan panik, tapi tetap pantau informasi cuaca dan ikuti arahan dari aparat desa atau kelurahan. Bila perlu, siapkan rencana evakuasi mandiri,” ujar Kepala BPBD Kalsel, Endang Pramono.
Tips Menghadapi Banjir Rob:
- Simpan barang-barang berharga di tempat tinggi
- Jangan parkir kendaraan di area rawan genangan
- Hindari beraktivitas di pesisir saat pasang tinggi
- Ikuti update informasi dari BMKG dan BPBD setempat
Banjir rob merupakan fenomena alam yang kerap terjadi di wilayah pesisir Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan. Namun dengan kesiapan dan langkah antisipatif, risiko kerugian dan dampak serius bisa diminimalkan.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG atau mengikuti media sosial BPBD Kalimantan Selatan.
