Pemerintah Kalimantan Selatan Segera Luncurkan Blue Carbon

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berencana untuk segera meluncurkan program “Blue Carbon” sebagai upaya mengurangi emisi karbon. Program ini direncanakan akan diluncurkan sekitar bulan Juni tahun ini.

Apa itu “Blue Carbon”?

“Blue Carbon” atau karbon biru adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada karbon yang diserap, disimpan, dan dilepaskan oleh ekosistem pesisir dan laut. Ekosistem pesisir, seperti hutan mangrove, rawa pasang surut, dan padang lamun, memiliki kemampuan yang sangat efektif dalam menyerap karbon dari atmosfer.

Tujuan Program:

  • Mengurangi emisi karbon di Kalimantan Selatan.
  • Memanfaatkan potensi ekosistem pesisir sebagai penyerap karbon.
  • Meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan ekosistem mangrove.
  • Melestarikan ekosistem pesisir dan laut.

Rencana Pelaksanaan:

  • Program ini akan melibatkan penanaman mangrove di kawasan pesisir Kalimantan Selatan.
  • Pemerintah daerah akan memberikan bimbingan kepada masyarakat setempat agar dapat memelihara mangrove dengan baik.
  • Program ini akan dilaksanakan dalam jangka waktu panjang.
  • Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalsel akan menggalakan penanaman mangrove di kawasan pesisir guna mendukung perdagangan karbon (carbon trade).
  • Pihak 1 pemprov juga merangkul instansi swasta untuk memberikan dukungan berupa anggaran, karena anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kalimantan Selatan yang dianggarkan saat ini tidak mampu mengakomodasi secara maksimal. 2

Manfaat Program:

  • Mengurangi dampak perubahan iklim.
  • Meningkatkan kualitas lingkungan pesisir.
  • Meningkatkan potensi ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
  • Menciptakan lapangan kerja baru di sektor pengelolaan ekosistem pesisir.

Dukungan Pihak Terkait:

  • Program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan sektor swasta.
  • Pemerintah daerah berharap agar para pelaku usaha di pesisir dapat memberikan peran dalam menjaga dan membangun lingkungan di sekitar.

Program ini direncanakan akan diluncurkan sekitar bulan Juni tahun ini. Program ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon, memanfaatkan potensi ekosistem pesisir sebagai penyerap karbon, meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan ekosistem mangrove, dan melestarikan ekosistem pesisir dan laut yang berada di masyarakat sekitar Kalimantan Selatan