Hari: 14 April 2025

Mengerikan! Pemabuk Tebas Leher Pemuda di Kotabaru Kalsel Usai Tak Terima Ditegur

Mengerikan! Pemabuk Tebas Leher Pemuda di Kotabaru Kalsel Usai Tak Terima Ditegur

Peristiwa mengerikan terjadi di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, di mana seorang pemuda menjadi korban keganasan seorang pemabuk tebas leher pemuda hingga tewas. Insiden berdarah ini dipicu oleh pelaku yang tidak terima ditegur oleh korban karena membuat keributan dalam kondisi mabuk. Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah warung di Desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, pada Senin malam, 14 April 2025, sekitar pukul 22.00 WITA.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, korban yang diketahui bernama Rian (23 tahun) menegur pelaku, Rusli (38 tahun), yang saat itu dalam keadaan mabuk dan membuat kegaduhan di sekitar warung. Bukannya merasa bersalah, pemabuk tersebut justru naik pitam dan terlibat adu mulut dengan korban. Tanpa diduga, pelaku kemudian mengambil senjata tajam jenis parang dan langsung menebaskan ke arah leher korban.

Akibat sabetan parang tersebut, korban mengalami luka parah di bagian leher dan langsung tersungkur. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian pemabuk tebas leher pemuda ini berusaha memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Pelaku berusaha melarikan diri setelah melakukan aksinya, namun berhasil diamankan oleh warga dan diserahkan kepada pihak kepolisian Polsek Pulau Laut Utara yang segera tiba di lokasi.

Petugas kepolisian dari Polsek Pulau Laut Utara dan tim Inafis Polres Kotabaru segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa parang yang digunakan pelaku. Jenazah korban Rian kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru untuk dilakukan visum et repertum.

Kapolres Kotabaru, AKBP Tri Wahyudi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pulau Laut Utara, IPTU Hardi, S.H., saat memberikan keterangan pers pada Selasa dini hari, 15 April 2025, membenarkan adanya kasus pemabuk tebas leher pemuda yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Kami telah mengamankan pelaku pembunuhan yang dipicu oleh pelaku yang tidak terima ditegur korban saat membuat keributan dalam kondisi mabuk. Pelaku pemabuk ini akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar IPTU Hardi.

Pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku untuk mengetahui secara pasti motif dan kronologi pembunuhan ini. Pelaku Rusli akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian. Insiden pemabuk tebas leher pemuda ini menjadi pengingat akan bahaya minuman keras yang dapat memicu tindakan kriminalitas dan menghilangkan nyawa seseorang. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras berlebihan dan menyelesaikan setiap permasalahan dengan kepala dingin.

Kronologi Tewasnya Walpri Kapolda Kaltara: Fakta dan Investigasi

Kronologi Tewasnya Walpri Kapolda Kaltara: Fakta dan Investigasi

Kasus tewasnya Brigadir Setyo Herlambang, Walpri Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), menggemparkan publik. Peristiwa tragis ini terjadi di rumah dinas Kapolda Kaltara pada Jumat, 22 September 2023, sekitar pukul 13.10 WITA. Berikut adalah kronologi kejadian berdasarkan informasi yang dihimpun:

1. Aktivitas Terakhir Korban:

  • Brigadir Setyo Herlambang baru saja kembali dari melaksanakan salat Jumat.
  • Ia kemudian masuk ke kamarnya di rumah dinas Kapolda Kaltara.
  • Korban diketahui sedang membersihkan senjata api (senpi) miliknya, jenis HS-9.

2. Insiden Tragis:

  • Terdengar suara letusan senjata api dari dalam kamar korban.
  • Saksi yang berada di sekitar lokasi menemukan korban tergeletak bersimbah darah.
    • Hasil dari rekaman CCTV, sebelum kejadian, korban terpantau keluar masuk kamarnya. lalu penjaga mendatangi kamar korban untuk meminjam sendal, dan korban merespons.
    • lalu rekaman CCTV bagian samping merekam kaca jendela yang pecah, yang diduga bertepatan dengan letusan senjata api milik korban.
    • Hasil dari olah TKP, korban berada seorang diri dikamarnya saat kejadian.

3. Tindakan Kepolisian:

  • Polda Kaltara segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
  • Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Tarakan untuk dilakukan autopsi.
  • Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian.
    • Polda Kaltara telah memeriksa 14 saksi, 13 diantaranya anggota polri, dan 1 pegawai harian lepas.
    • Hasil autopsi menyebutkan bahwa korban tewas akibat luka tembak pada dada sisi kiri, yang menembus jantung dan paru-paru, mengakibatkan pendarahan hebat.
    • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan.

4. Dugaan Sementara:

  • Dugaan sementara, korban tewas akibat kelalaian saat membersihkan senjata api.
    • Polda Kaltara juga menepis dugaan korban tewas akibat bunuh diri.

Kasus ini masih dalam tahap investigasi oleh pihak kepolisian. Masyarakat diharapkan untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.

Polda Kaltara menekankan komitmen mereka dalam mengungkap kebenaran. Tim investigasi bekerja intensif untuk mengumpulkan bukti dan menganalisis setiap detail kejadian. Keluarga korban juga mengharapkan keadilan dan transparansi dalam proses hukum yang berjalan.

slot gacor togel online kawijitu pmtoto hk pools toto hk slot gacor healthcare paito hk lotto situs slot bta edu toto slot pmtoto situs toto toto slot mbg bandung pmtoto mbg sulawesi pmtoto situs toto hk lotto situs togel toto togel slot mahjong situs toto link slot link slot situs toto link slot situs toto situs gacor slot gacor slot gacor hari ini situs slot toto togel rtp slot slot gacor hari ini situs slot situs toto situs toto situs toto situs gacor situs gacor slot gacor toto toto slot situs slot gacor slot gacor rtp slot situs gacor situs togel slot gacor hari ini slot resmi situs toto toto slot situs slot toto slot toto slot