Hari: 10 April 2025

Polres Tarakan Gagalkan Penyelundupan 7 Kg Sabu Jaringan Internasional

Polres Tarakan Gagalkan Penyelundupan 7 Kg Sabu Jaringan Internasional

Aparat kepolisian Resor Tarakan, Kalimantan Utara, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu dalam jumlah besar, mencapai tujuh kilogram (Kg). Narkotika jenis sabu tersebut diduga kuat merupakan bagian dari jaringan internasional. Pengungkapan kasus penyelundupan sabu ini dilakukan dalam sebuah operasi yang berlangsung pada hari Rabu, 9 April 2025, sekitar pukul 19.00 WITA di Pelabuhan Tengkayu I, Kota Tarakan.

Informasi mengenai adanya upaya penyelundupan sabu ini diterima oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Tarakan dari informasi intelijen yang akurat. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim khusus yang dipimpin oleh Iptu Wahyu (nama fiktif), Kasat Resnarkoba Polres Tarakan, melakukan serangkaian penyelidikan dan pengawasan intensif di sekitar area pelabuhan yang disinyalir menjadi jalur masuk narkotika ilegal tersebut.

Dalam operasi penyergapan yang dilakukan secara hati-hati, petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam jaringan penyelundupan sabu ini. Kedua tersangka diketahui berinisial HR (34 tahun) dan SN (29 tahun), yang merupakan warga Sulawesi Selatan. Saat penangkapan, petugas menemukan tujuh paket besar berisi kristal putih yang setelah diuji positif merupakan narkotika jenis sabu. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam koper yang dibawa oleh kedua tersangka.

“Kami berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu sebanyak tujuh kilogram. Ini merupakan tangkapan besar dan kami menduga kuat barang ini berasal dari jaringan internasional,” ujar AKBP Taufik Nurrahman (nama fiktif), Kapolres Tarakan, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Tarakan pada Kamis pagi, 10 April 2025.

Lebih lanjut, AKBP Taufik Nurrahman menjelaskan bahwa modus operandi pelaku adalah dengan membawa sabu tersebut melalui jalur laut menggunakan kapal penumpang dari wilayah perbatasan. Kalimantan Utara memang menjadi salah satu wilayah yang rawan dijadikan jalur penyelundupan sabu karena letaknya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di wilayah perairan untuk mencegah masuknya narkotika.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti tujuh kilogram sabu telah diamankan di Mapolres Tarakan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar di balik upaya penyelundupan sabu ini, termasuk mencari tahu siapa pemasok dan penerima barang haram tersebut. Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, 1 dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. 2 Keberhasilan Polres Tarakan dalam menggagalkan penyelundupan sabu ini merupakan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Utara.

Tragis! Suami di Hulu Sungai Selatan Gorok Leher Istri Hingga Sekarat Dipicu Masalah Rumah Tangga

Tragis! Suami di Hulu Sungai Selatan Gorok Leher Istri Hingga Sekarat Dipicu Masalah Rumah Tangga

Warga Desa Bayanan, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan digegerkan oleh aksi seorang suami yang tega gorok leher istrinya hingga kritis. Peristiwa berdarah yang terjadi pada Minggu, 12 Maret 2023, sekitar pukul 09.30 WITA ini diduga kuat dipicu oleh permasalahan rumah tangga yang berkepanjangan.

Kronologi Penganiayaan Sadis:

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, pelaku yang diketahui berinisial SY (49 tahun) dan korban, NA (51 tahun), terlibat cekcok mulut di kediaman mereka di Jalan Lingkar Selatan, Desa Bayanan. Saat NA baru saja pulang dari pasar, pertengkaran antara keduanya memuncak.

Diduga dalam kondisi emosi yang tak terkontrol, SY tiba-tiba mengambil sebilah pisau dan dengan brutal gorok leher istrinya. Akibat serangan mendadak tersebut, NA mengalami dua luka sayatan di bagian leher dan satu luka di telapak tangan kanan, dengan luka paling parah terdapat di lehernya.

Reaksi Warga dan Penangkapan Pelaku:

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian mengerikan tersebut segera memberikan pertolongan kepada korban yang sudah tergeletak bersimbah darah. Setelah memastikan korban mendapatkan pertolongan pertama, warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Aparat kepolisian dari Polres HSS yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil mengamankan pelaku SY di lokasi yang sama. Barang bukti berupa sebilah pisau panjang yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban juga berhasil disita.

Motif dan Kondisi Korban:

Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas Polres HSS Ipda Purwadi mengungkapkan bahwa motif penganiayaan sadis ini diduga kuat karena masalah rumah tangga. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui akar permasalahan yang menyebabkan pelaku nekat melakukan tindakan tersebut.

Korban NA segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjend H. Hasan Basry Kandangan untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka parah yang dideritanya. Kondisi korban saat berita ini diturunkan dilaporkan kritis dan belum dapat memberikan keterangan.

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan informasi kepada para pembaca, terimakasih !

slot gacor togel online kawijitu pmtoto hk pools toto hk slot gacor healthcare paito hk lotto situs slot bta edu toto slot pmtoto situs toto toto slot mbg bandung pmtoto mbg sulawesi pmtoto situs toto hk lotto situs togel toto togel slot mahjong situs toto link slot link slot situs toto link slot situs toto situs gacor slot gacor slot gacor hari ini situs slot toto togel rtp slot slot gacor hari ini situs slot situs toto situs toto situs toto situs gacor situs gacor slot gacor toto toto slot situs slot gacor slot gacor rtp slot situs gacor situs togel slot gacor hari ini slot resmi situs toto toto slot situs slot toto slot toto slot